Penandatanganan MoU, Pomosda dengan Perhutani KPH Nganjuk


Pomosda.com , Nganjuk – Kegiatan sinergi nyata Pomosda, antara Perhutani KPH Nganjuk, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argomulyo dalam sebuah kesatuan sistem terpadu guna mewujudkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan di bawah tegakan dengan budidaya tanaman porang. Yang dilaksanakan di RPH Cabean BKPH Wengkal KPH Nganjuk.


Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bapak Kyai Tanjung, lalu dilanjutkan upacara, Penandatanganan MoU yang ditandai dengan pemotongan tumpeng, dan menanam Porang bersama – sama.


Dalam sambutan nya Bambang Cahyono, S.Hut selaku ADM KPH Nganjuk mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan awal dari dilakukannya pengembangan komoditas penanaman porang dan bentuk sinergitas dengan Pomosda.


Pemotongan Tumpeng oleh Kyai Tanjung, dilanjutkan makan bersama


“Ya ini merupakan langkah awal kita untuk pembudidayaan tanaman porang, dan bentuk sinergi kami selaku pihak perhutani dengan Pomosda.


Kami memilih tanaman porang karena tanaman porang merupakan tanaman umbi-umbian yang memiliki manfaat luar biasa. Dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan tepung, kosmetik, jelly, dll. Pembudidaya tanaman porang pada saat ini masih terbilang sangat sedikit, akan tetapi permintaan pasar sangat melejit untuk diekspor ke luar negeri,”ungkapnya. (26/2/20)


Dalam kegiatan penandatangan dan penanaman porang ini dihadiri oleh ADM KPH Nganjuk ,Kepaa LMDH Agromulyo, Pimpinan Pomosda, SMA Pomosda, Mahasiswa STT, Kepala desa Ngluyu, Kepala Desa Sugi Waras, Kepala Desa Gampeng serta masyarakat sekitar Desa Ngluyu.


Penanaman Porang Bambang Cahyono, Kyai Tanjung dan Ibu Nyai Susiana Rahmawati


Disisi lain KH. Dzoharul Arifin Alfaqiri yang akrab dipanggil Kyai Tanjung selaku Pengasuh Pengemong Pondok Modern sumber Daya At-taqwa mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah,


“Penanaman pohon porang merupakan bentuk aplikasi syukur kita kepada Allah, yang mana kita selaku manusia di bumi sudah di tugaskan untuk menjaga dan memakmurkan bumi Allah. maka dari itu kegiatan menanam ini merupakan salah satu ibadah”. Tandasnya.

31 tampilanTulis komentar

Tim melubangi untuk ditanami Porang


Menjaga ekosistem alam tentu tidak mudah, diperlukan kerja keras untuk melakukannya. Salah satunya, reboisasi penanaman pohon yang memiliki funsi untuk menyerap polusi dan debu dari udara, membangun kembali habitat alam serta ekosistem hutan.


Sesuai petunjuk Bapak Kyai Tanjung sosok suri tauladan bagi kami santri Pomosda yang mendhawuhkan untuk memakmurkan bumi Tuhan dengan manjaga dan melestarikan lingkungan dengan sebaik mungkin. Tidak mengabaikan alam yang sudah menunjukkan keprihatinan atas kerusakannya. Sehingga kegiatan konservasi alam menjadi perbuatan yang dilakukan untuk memakmurkan bumi Tuhan.


Hari ini saya Fahmi dan Iskandar mendapat tugas untuk membawa logistik makan siang untuk didistribusikan ke lokasi reboisasi, tepatnya di RPH Cabean Ds. Sugih waras, Kec. Ngluyu, Kab. Nganjuk.


Setelah selesai usai membungkus nasi, waktu menunjukan pukul 10.00 WIB kami bergegas melakukan perjalanan, menempuh jarak kurang lebih 50 Km. Jarak yang lumayan jauh untuk ditempuh dengan kurung waktu yang lumayan lama. Awalnya jalan begitu mulus motor kami melesat cepat dengan kecepatan yang lumayan, karena makanan yang kami bawa ditunggu-tunggu untuk mengisi perut yang sejak pagi sudah beraksi membabat lahan untuk ditanami kembali. Perjalanan kami kurang lebih 2 jam lamanya.


Ketika mulai memasuki hutan jalan semakin menyiksa perjalanan kami, bebatuan yang tajam gelombang tanah yang tidak rata dan jalan yang menanjak membuat badan kami terpental-pental diatas jok motor. Sesekali motor yang kami bawa nyaris terjatuh pada saat menerobos bebatuan yang cukup besar. Untung saja sang joki Iskandar lihai dalam mengendarai motor dan melalui medan jalan yang begitu terjal, perjalanan kami berlanjut dan jarak pun masih lumayan jauh, kurang lebih 15 Km lagi untuk sampai ke lokasi.


Medan jalan semakin membuat kami mengeluh betapa susahnya untuk mendistribusikan makanan dengan kondisi jalan yang begitu terjal. Namun, hal ini merupakan pembelajaran luar biasa bagi kami untuk tetap menjaga komitmen atas tujuan yang akan kami capai, yaitu sebuah makanan yang sangat penting untuk kebutuhan energi teman-teman disana.

Pada akhirnya kami sudah hampir sampai, dari kejauhan tampak terlihat teman-teman yang sudah la menunggu kedatangan kami dipinggir jalan, untuk menyambut makanan yang kami bawa.


Santri SMA Pomosda membersihkan lahan untuk ditanami porang dan trembesi


Sesampainya di lokasi dengan wajah pucat dan keringat yang masih bercucuran membasahi tubuh, santri SMA Pomosdangan sigap membantu membawakan makanan yang kami bawa untuk ditaruh di gubuk yang dibangun untuk tempat beristirahat sementara.

Dari situ Bpk. Irawan Arifianto Wardhana sebagai koordinator lapangan memberikan instruksi kepada teman-teman untuk beristirahat terlebih dahulu dan makan siang bersama-sama.

Suasana begitu sangat hangat canda, tawa dan senyuman, semua menjadi satu tanpa ada rasa canggung untuk menciptakan guyonan yang membuat rasa lelah kami hilang seketika.

Dari sini kami belajar, berada ditengah-tengah mereka memiliki rasa kebahagiaan tersendiri sebuah ikatan keluarga yang kuat untuk membangun kebersamaan, guyub rukun dan juga saiyeg-sekata dalam satu tujuan yaitu keselamatan.


Belajar memahami apa maksud dan tujuan dari kegiatan yang diprogramkan oleh Bapak Kyai Tanjung, menurut kami ini sangat luar biasa karena didalamnya kita bisa belajar manajemen, survival, kesadaran, dan seterusnya yang mungkin belum bisa kami pahami.

Manajemen ini merupakan pembagian tim kerja yang bekerja yaitu ada yang membabat, membersihkan, melubangi, menanam dan menyediakan logistik makanan. Hal ini secara tidak langsung membuat kami belajar begitu pentingnya pembagian sumber daya manusia yang efektif dan efisien. Menjaga emosi dan egosentris kita. Supaya apa yang kita kerjakan dapat berjalan dengan lancar dan tidak memakan waktu yang lama.


Secara tidak langsung kami juga diajarkan survival bagaimana bertahan hidup di hutan dengan menahan rasa lapar dan mencari makanan yang sekiranya bisa dimakan. Meskipun hal itu dikatakan kalau bahasa jawanya GRAGAS. Ya, mungkin memang seperti itu, tapi kita tidak tahu suatu saat nanti bumi ini apakah masih menampung manusia yang secara tidak sadar ataupun sadar dengan tenangnya merusak alam dan juga kompleksitas permasalahan saat ini begitu rumit untuk dicari jalan keluarnya. Justru perbuatan buruk itu dilakukan secara berjamaah sehingga jika satu ditangkap maka semuanya akan terlibat.


Ahhh sudahlah.. .itulah manusia yang kurang bersyukur dan haus akan kekuasaan serta jabatan..


Kesadaran ini membuat kami benar-benar tersadar betapa pentingnya menjaga ekosistem alam dan melestarikan alam. Hidup bukan saja memahami perihal beragama cukup beribadah menjalankan rukun islam dan rukun iman. Namun, perintah Allah SWT yaitu untuk memakmurkan bumi Allah juga perintah dan pastinya bernilai ibadah jika diniati hanya sekadar menjalankan perintahNya.


Perhutani dan Ustadz Pomosda membersihkan lahan


Mengingat semakin buruknya kondisi alam yang disebabkan oleh pemanasan global dan penebangan hutan untuk kepentingan pribadi segelintir orang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Akibatnya, dampak yang dirasakan akan sangat terasa mulai dari tanah longsor, banjir dan suhu panas yang meningkat tajam. Dikarenakan tidak adanya penyerap panas yang efektif selain adanya pepohonan.


Masih enggan untuk memakmurkan bumi Allah???


Bersambung!


Salam lestari, Salam Nusantara Bangkit!!!

3 tampilanTulis komentar

Mahasiswi STT POMOSDA menjaga stand Makarti


Pomosd.com, Nganjuk - Dalam rangka acara Pelatihan Kemandirian Pangan Pomosda juga membuka stand untuk produk yang di jual belikan adalah produk yang di produksi oleh santri Pomosda. (22/02/2020)


Ada banyak item yang di perjual belikan seperti marasake, madu, jamu, akar tanjung, bibit sayuran, manutta, brem kelor, dll. Untuk kisaran harga mulai dari Rp. 4000- Rp. 80.000.

Ani Saputri selaku kasir stand Pomosda mengatakan bahwa Pomosda akan membuka stand pada acara yang di adakan di POMOSDA, dan pihak nya juga menjelaskan bahwa untuk item yang banyak terjual biasa nya sesuai dengan acara yang diselenggarakan,


"Ya kita emang sering buka stand setiap ada acara yang di selenggarakan di Pomosda. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan produk- produk yang di produksi oleh para santri Pomosda.


Untuk kegiatan kali ini produk yang banyak terjual adalah bibit sayuran dan pupuk cair manutta. Tergantung acara, dan tema nya. Biasanya juga kita bergantian kayak rundown gitu jaga stand nya, untuk hari ini yang jaga stand perwakilan dari makarti dan herbal,"ungkapnya.


Mahasiswa STT Pomosda yang sekarang menginjak semester 6 jurusan teknik informatika ini juga merasa senang karena bisa terlibat dalam acara ini, ia juga berharap agar nanti nya produk Pomosda semakin berkembang,


"Seneng banget bisa ikut serta dalam sukses nya acara pelatihan kemandirian pangan, dan harapan nya nanti semoga produk santri Pomosda bisa di terima oleh khalayak ramai dan mulai banyak di gunakan oleh masyarakat sekitar," tandasnya.

19 tampilanTulis komentar

Akreditasi

Vokasional Skil & Exskul

Fasilitas

Program Orang Tua Asuh

SD (Sekolah Dasar)
Surat izin Operasional Sekolah Nomor :
420/4242a/411.301/2018
NSS 102051411055 NPSN : 69979163

SMP (Sekolah Menengah Pertama)

STATUS TERAKREDITASI A

NSS 202051411500 I NPSN 20547271

SMA (Sekolah Menengah Atas)

STATUS : TERAKREDITASI A

NSS : 304051418041 NPSN : 20536949

STT (Sekolah Tinggi Teknologi)

STATUS : TERAKREDITASI BAN-PT

VOKASIONAL SKILL

1. Pertanian

2. Peternakan dan Budidaya Ikan

3. Tata Boga

4. Tata Busana

5. Tata Rias

6. Teknik Elektro

7. Teknik Otomotif

8. Teknik Pengelasan

9. Teknik Konstruksi Bangunan

10. Teknik Informasi dan Komunikasi

11. Handycraft (Kerajinan Tangan)

12 Sablon​

EKSTRAKURIKULER

OLAHRAGA EKSTRA SENI

  1. Bulutangkis

  2. Tenis Meja

  3. Bola Basket

  4. Bola Voli

  5. Sepak Bola

  6. Futsal

EXTRA SENI

  1. Drumband

  2. Musik Band

  3.  Hadroh

  4. Marawis

  5. Melukis

KEPEMIMPINAN DAN SOSIAL

  1. KSP / OSIS

  2. UKS

  3. PRAMUKA

  4. PMR

  5. KSR

  6. KOPMA

FASILITAS pENDIDIKAN:

  • Masjid

  • Klinik Poskestren

  • Mini Market

  • Ruang Makan

  • Ruang Tenis Meja

  • Lingkungan Hijau

  • Ruang Marching band

  • Asrama Putra dan Putri

  • Perpustakan

  • Gedung Olahraga

  • Lapang Bola

  • Lapang Basket

  • Lapang voli

  • Laboratorium Kimia

  • Laboratorium Biologi

  • Laboratorium Komputer

  • Studio Music

  • Ruang Multimedia

  • Ruang Produksi

  • Ruang Tata Busana

  • Ruang Mebel

  • Ruang Pertemuan

  • Lahan Pertanian

  • Green House Sayur Seha

  • Lahan Budidaya

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Pinterest
  • Tumblr Social Icon
  • Instagram

Alamat : KH. Wachid Hasyim No 304, Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur 64483, Telp. (0358) 773350 - 0852 3361 4231

Pengelolaan proses pendidikan dengan melibatkan masyarakat

untuk mendukung pendanaan anak asuh.

SYARAT ANAK ASUH

  1. Memiliki kesungguhan

  2. Memiliki akhlaq dan adab. ingin menjadi baik (shaleh)

  3. Memiliki keinginan meningkatkan skil/keterampilan dengan pilihan yang tersedia (Vokasional skil dan ekstra

  4. Memiliki nilai baik setelah mengikuti tes, dengan materi :

  • Kemandinan, Ke-NKRI-an Ke-Nusantara-an, Ke-Pancasila-an dan Ke-Garuda-an 

  • Pemberdayaan potensi diri dan lingkungan

© 2019 Copyright Pondok Modern Sumber Daya At - Taqwa