Pomosda.com, Nganjuk - Peliputan budidaya tanaman porang dari Dari Tvone, KSTV dan Jawa pos yang dilaksanakan di Omah Japo, Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.


Irawan Arifianto Wardhana selaku koordinator budidaya porang Pomosda mengatakan bahwa memang kita baru menanam porang menggunakan polybag dalam proses pembudidayaannya,


"Ya kita masih terbilang baru untuk membudidayakan tanaman porang menggunakan polybag. Hal ini dimaksudkan agar proses pertumbuhan porang lebih cepat dibanding dengan menanam umbi porang langsung di lahan, dan sekaligus meminimalisir matinya benih,"ucapnya. (5/3/20)


Acara kegiatan berjalan dengan lancar dan ada beberapa orang yang terlibat dalam acara ini seperti santri SMA Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (Pomosda), dan jamaah lainnya.





Irawan melanjutkan bahwa pihaknya berharap agar kedepannya bisa saling berintegrasi dengan masyarakat, dan penanaman porang ini peluang bagi para alumni pomosda,


"Harapannya ya, semoga pembudidayaan porang ini bisa menyebar ke masyarakat. Agar kita bisa bersama-sama membudidayakan tanaman porang, bagaimanapun kita adalah bagian dari masyarakat. Jadi kita harus bersinergi dengan masyarakat. Dan sebenarnya ini adalah peluang bagi alumni Pomosda untuk ikut serta dalam membudidayakan porang," tandasnya.

43 tampilanTulis komentar

Pemaparan materi tentang kesehatan oleh Syaifudin Zuhri


Pomosda.com, Nganjuk - Kunjungan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) ke Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa untuk melakukan Pelatihan Kemandirian Pangan. Kegiatan ini dilaksanakam di Jatayu Lt.3, Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.


Ada sekira 15 orang peserta yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari santri Pomosda, dan para dosen UNUSA. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari terhitung sejak Jumat (28/2/20) dan Sabtu (29/2/20).


Rukayani selalu koordinator kegiatan kunjungan UNUSA mengatakan bahwa pihaknya senang sekali bisa berkunjung dan belajar bersama di Pomosda,


"Senang sekali bisa berkesempatan berkunjung lagi ke Pomosda. Ya kami memilih Pomosda sebagai tempat berkunjung karena Pomosda benar-benar layak untuk tempat berkunjung dan menimba ilmu,"ungkapnya. (29/2/20)



Cara pembuatan media pot vertikultur


Para peserta juga di bekali buku saku kemandirian pangan Jawatan. Agar para peserta paham mengenai Pola tanam sehat. Dan di selingi dengan sesi pertanyaan apabila para peserta ada yang kurang di mengerti dalam penyampaian materi.


Penyampaian materi disampaikan oleh Gusjem terkait dengan dengan pertanian, Syaifudin Zuhri terkait kesehatan, dan Candra terkait dengan perikanan.


Disisi lain rukayani juga berharap agar nanti nya setelah melakukan kunjungan ini bisa menerapkan ilmu yang ia dapatkan selama mengikuti pelatihan


"Ya nanti nya saya akan menerapkan pola tanam sehat di rumah saya, semoga tetangga akan tergerak untuk mengikuti nya apalagi kalo di kota kan jarang sekali tanaman hijau seperti ini, nanti juga saya akan jelaskan kepada mahasiswa yang ada di UNUSA agar kita sama-sama menebarkan ilmu menanam ini,"tandasnya

78 tampilanTulis komentar


Pagi begitu cerah. Tanaman selada menyambut sinar sang surya yang mulai merangkak naik sampai bersinar sempurna di ufuk timur. Hembusan angin di pagi ini menyempurnakan keindahannya yang tumbuh begitu subur. Begitu hijau, menyegarkan mata siapa pun yang memandangnya.


Hari ini, Rabu, 26 Februari 2020 kami berserta rombongan kurang lebih 80 orang yang terdiri dari santri SMA, Mahasiswa STT dan ustadz Pomosda berangkat menuju desa Sugih waras, kecamatan Ngluyu, kabupaten Nganjuk dalam rangka kegiatan Sinergi Nyata POMOSDA dengan Perhutani KPH Nganjuk untuk mewujudkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan di bawah tegakan dengan budidaya tanaman porang di RPH Cabean BKPH Wengkal.


Tepat pada pukul 07.00 WIB kami berangkat menggunakan kendaraan truk menuju ke Ngluyu, truk kloter pertama yang ditumpangi anak-anak SMA berangkat terlebih dahulu, untuk truk kloter ke kedua atau truk yang kami tumpangi berhenti sejenak untuk menunggu teman-teman mahasiswa yang masih berada diperjalanan.


Setelah semuanya lengkap, perjalanan dilanjutkan dengan kecepatan yang lumayan, mobil truk melesat sangat cepat. Sesekali sopir ngrem mendadak, sehingga membuat kami sontak kaget dan terdorong kedepan sampai-sampai yang paling depan sendiri terbentur bodi bak truk, jadi kepalanya sedikit benjol. Hehe... Tapi tidak apa-apa, sudah menjadi resiko karena memang tidak ada sabuk pengaman untuk mengikat badan, namanya juga di bak truk. Teman-teman pun seketika tertawa saat melihat teman yang paling depan sendiri terbentur body bak truk.




Sampai pada akhirnya kita memasuki desa ngluyu, sepanjang jalan di sisi kanan dan kiri dipenuhi pohon jati yang konon sudah ditanam sejak zaman belanda sekitar tahun 1930-an. Pohonnya cukup besar-besar karena pertumbuhan pohon jati sangatlah lambat membutuhkan puluhan tahun untuk ukuran yang besar sekitar diameter 50-80-an.


Oh iya, tau gak sih?


Di Ngluyu itu ada cerita rakyatnya lho, yang sampai saat ini masih menjadi tradisi yang sangat dijaga dan diperhatikan. Saat memasuki desa Ngluyu tidak diperkenankan untuk menggunakan batik parang rusak. Mitosnya jikalau melanggar akan terjadi musibah angin yang kencang disertai dengan hujan yang begitu lebat. Akan berhenti jikalau batik parang rusak tersebut segera dibawa ke luar dari desa Ngluyu.

Ya, itulah mitos kekayaan cerita nusantara kita, boleh percaya atau tidak, yang penting tidak menyepelekan.


Setelah melewati pedesaan sampailah kita memasuki hutan, jalan yang menanjak membelah bukit dan sangat terjal membuat badan kami terpontang - panting. Keluhan seketika keluar dari mulut teman-teman, namun selain jalan yang terjal pemandangan hamparan savana jagung tampak indah sekali, dengan cuaca yang cerah disertai sinar matahari sempurna tanpa tertutup oleh awan, sehingga pemandangan yang keren membuat sengatan sinar matahari kami hiraukan, fokus pada savana jagung. Hehe...





Tepat pada pukul 08.30 WIB kami telah sampai di lokasi penanaman porang di RPH Cabean BKPH Wengkal. Kami bergegas turun dari mobil truk, lalu istirahat sebentar dan langsung dilanjutkan membersihkan lahan serta melubangi tanah yang akan ditanami bibit porang. Lahan yang lumayan luas membuat kami ngos-ngosan, babat, membersihkan lalu mencangkul untuk melubangi tanah.


Setelah banyaknya kegiatan yang sangat memeras keringat dan napas yang tersenga kami istirahat sejenak sambil menunggu upacara penandatanganan MoU, Pomosda dengan pihak Perhutani KPH Kabupaten Nganjuk. Secara mendasar penandatanganan tersebut merupakan perjanjian atas komitmen Pomosda dalam mengelola hutan dengan sebaik mungkin, baik untuk ditanami tanaman keras maupun umbi-umbi-an. Sehingga, memakmurkan Bumi Allah dapat terwujudkan hanya dengan sekadar menjalankan perintahNya untuk dapat bernilai ibadah.


Mobil ford ranger dan pajero terlihat dari kejauhan dan mengampiri gubuk yang kami singgahi. Menandakan Bapak Kyai Tanjung dan Bapak Bambang Cahyono, S.Hut selaku ADM KPH Nganjuk sudah datang untuk upacara penandatanganan MoU dan menanam porang bersama.


Diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bapak Kyai Tanjung, lalu dilanjutkan upacara alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Mulai dari sambutan, pemotongan tumpeng, menanam bersama, foto bersama lalu selesai.




Sedikit mengulas tentang porang, tanaman porang merupakan tanaman umbi-umbian yang memiliki manfaat luar biasa untuk semua bidang. Bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan tepung, kosmetik, lem, penjernih air dan yang lagi booming saat ini bisa dibuat untuk jelly. Pembudidaya tanaman porang masih terbilang sangat sedikit dan permintaan pasar sangat melejit untuk diekspor ke luar negeri. Namun, spekulasi harga selalu menjadi kerugian bagi petani porang. Ya, itulah permainan bisnis siapa yang punya banyak uang dialah yang menang. Tapi tidak perlu khawatir hal tersebut akan tumbang ketika kebersamaan, guyub-rukun dan saling komunikasi terjalin kuat dengan sangat apik.


Di dalam umbi porang terdapat kandungan berupa glucomannan yang merupakan serat alami yang larut dalam air yang biasa digunakan untuk aditif makanan dan emulsifer dan pengental serta sebagai bahan baku pembuatan lem yang ramah lingkungan.

Umbi porang juga rendah karbohidrat sehingga sangat cocok bagi mereka yang sedang melakukan diet menurukan berat badannya.


Setelah kegiatan seremonial selesai, kami melanjutkan penanaman sebanyak tiga kwintal bibit umbi porang ditanam le lahan yang telah kami siapkan sebelumnya.

Kami membagi tugas dalam beberapa kelompok ada yang mencangkul, memasukkan bibit ke lubang, dan menimbunnya, supaya lebih efektif dan efisien untuk lebih cepat selesai.

Terik matahari semakin terasa ternyata sang surya telah tegak berdiri diatas kepala kita, menandakan kegiatan telah selesai dan kami harus segera kembali ke pondok. Setelah ada instruksi untuk berkumpul. Kami mengecek kelengkapan personil sekaligus peralatan-peralatan yang kami bawa.





Seberes mengecek barang dan personil, kami semua masuk ke dalam truk. Dan kegiatan hari ini telah usai, akan dilanjutkan esok lusa. Semoga kita bisa bercerita kembali berbagi ilmu dan pengalaman. Meskipun hanya membaca harapannya dapat mengambil hikmah dari perjalanan ini. Karena membangun kemaslahatan merupakan kewajiban kita hidup di atas bumi ini.


Menjaga dan melestarikan alam sudah semestinya dilakukan, karena pada hakikatnya manusia dan hutan merupakan dua subjek yang saling membutuhkan. Manusia merawat hutan, dan hutan memberikan segala manfaaat untuk manusia. Tidak lebih dan tidak kurang semua sesuai dengan proporsional masing-masing, yang penting tidak saling merusak karena kedamaian dan ketenteraman hanya tercapai jika kita saling mengenal dan memahami.


Untuk memulai aksi nyata kita tidak saling menunggu, tetapi bergerak bersama siapa saja yang sudah siap menghadapi segala rintangan demi terwujudnya cita-cita yang abadi, keselamatan.


Bersambung!


Ya, ini adalah sekelumit cerita kami dalam belajar mengembangkan potensi dengan sebaik mungkin. Masukan, kritik dan saran merupakan tolak ukur kami untuk terus bertumbuh-kembang. [fahmi].


Salam lestari, salam nusantara bangkit!!!

28 tampilanTulis komentar

Akreditasi

Vokasional Skil & Exskul

Fasilitas

Program Orang Tua Asuh

SD (Sekolah Dasar)
Surat izin Operasional Sekolah Nomor :
420/4242a/411.301/2018
NSS 102051411055 NPSN : 69979163

SMP (Sekolah Menengah Pertama)

STATUS TERAKREDITASI A

NSS 202051411500 I NPSN 20547271

SMA (Sekolah Menengah Atas)

STATUS : TERAKREDITASI A

NSS : 304051418041 NPSN : 20536949

STT (Sekolah Tinggi Teknologi)

STATUS : TERAKREDITASI BAN-PT

VOKASIONAL SKILL

1. Pertanian

2. Peternakan dan Budidaya Ikan

3. Tata Boga

4. Tata Busana

5. Tata Rias

6. Teknik Elektro

7. Teknik Otomotif

8. Teknik Pengelasan

9. Teknik Konstruksi Bangunan

10. Teknik Informasi dan Komunikasi

11. Handycraft (Kerajinan Tangan)

12 Sablon​

EKSTRAKURIKULER

OLAHRAGA EKSTRA SENI

  1. Bulutangkis

  2. Tenis Meja

  3. Bola Basket

  4. Bola Voli

  5. Sepak Bola

  6. Futsal

EXTRA SENI

  1. Drumband

  2. Musik Band

  3.  Hadroh

  4. Marawis

  5. Melukis

KEPEMIMPINAN DAN SOSIAL

  1. KSP / OSIS

  2. UKS

  3. PRAMUKA

  4. PMR

  5. KSR

  6. KOPMA

FASILITAS pENDIDIKAN:

  • Masjid

  • Klinik Poskestren

  • Mini Market

  • Ruang Makan

  • Ruang Tenis Meja

  • Lingkungan Hijau

  • Ruang Marching band

  • Asrama Putra dan Putri

  • Perpustakan

  • Gedung Olahraga

  • Lapang Bola

  • Lapang Basket

  • Lapang voli

  • Laboratorium Kimia

  • Laboratorium Biologi

  • Laboratorium Komputer

  • Studio Music

  • Ruang Multimedia

  • Ruang Produksi

  • Ruang Tata Busana

  • Ruang Mebel

  • Ruang Pertemuan

  • Lahan Pertanian

  • Green House Sayur Seha

  • Lahan Budidaya

  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Pinterest
  • Tumblr Social Icon
  • Instagram

Alamat : KH. Wachid Hasyim No 304, Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur 64483, Telp. (0358) 773350 - 0852 3361 4231

Pengelolaan proses pendidikan dengan melibatkan masyarakat

untuk mendukung pendanaan anak asuh.

SYARAT ANAK ASUH

  1. Memiliki kesungguhan

  2. Memiliki akhlaq dan adab. ingin menjadi baik (shaleh)

  3. Memiliki keinginan meningkatkan skil/keterampilan dengan pilihan yang tersedia (Vokasional skil dan ekstra

  4. Memiliki nilai baik setelah mengikuti tes, dengan materi :

  • Kemandinan, Ke-NKRI-an Ke-Nusantara-an, Ke-Pancasila-an dan Ke-Garuda-an 

  • Pemberdayaan potensi diri dan lingkungan

© 2019 Copyright Pondok Modern Sumber Daya At - Taqwa